Catatan Harian

Perihal Si Bodo

“Ngomong-ngomong tentang sekolah, bukankah sekolah dibuat untuk menghapus kebodohan? Untuk menjadikan si bodoh sebagai si pintar? Tapi tengok sekolah-sekolah di negeri ini, bahkan mungkin di semua tempat di dunia. Untuk masuk ke sekolah, Anda harus menghadapi test. Anak-anak yang memperoleh nilai terbaik, memperoleh kursi untuk belajar di sekolah. Artinya? Sekolah tidak mencari orang bodoh untuk dibikin pintar. Hampir semua sekolah mencari anak pintar, untuk dijejali pengetahuan. Sebagian menjadi lebih pintar, sebagian malah menjadi bodoh.” – Om Eka Kurniawan

Tepat sekali pernyataan Om Eka. Buktinya adalah diri saya sendiri yang bertahun-tahun duduk dibangku sekolah, tapi cuma bisa baca dan tulis. Pemahaman(ku) terhadap aneka macam ilmu pengetahuan yang diajarkan di sekolah, sangat minim.

Standar
Catatan Harian

Perihal Pas-Pas’an

Malam ini seperti yang sudah-sudah, teman-teman baikku, lagi-lagi menang dalam perebutan bill pembayaran di warung kopi. Kesempatan yang dimiliki orang semacam saya cuma pas lagi pada mood untuk bayar patungan.

Yah, gelar pas-pas’an memang belum berhasil kutanggalkan sampai sekarang. Terima dan syukuri dulu aja. Kalau udah waktunya, situasinya pasti akan berubah.

Hari, yang belum sugih.

Standar
Catatan Harian

Perihal Tahu Diri

Salah satu hasil evolusi otak manusia yang paling penting adalah: MERASA PALING PENTING” ~ Dr. Ryu Hasan.

Agaknya dunia tidak akan kehilangan apapun kalau kamu mati saat ini.
Hal tersebut terjadi karena manusia semacam kamu mudah ditemui gantinya.
Begitu juga manusia berposisi penting yang ada di dunia ini. Semua akan mati, dikenang untuk dilupakan dan tergantikan dengan manusia penting yang lain.
Satu-satunya yang tidak terganti mungkin cuma Sang Pencipta yang diimani keberadaanya oleh kaum theis dan diimani ketiadaanya oleh kaum atheis.

Hari, yang sedang bicara dengan dirinya sendiri.

Standar