Catatan Harian

Adagium

Ma la yudraku kulluh la yutraku julluh, “apa yang tak dapat dicapai seluruhnya, jangan ditinggal yang terpentingnya”. (Al Suyuthi: Asybah wa al-Nadha-ir: tt) atau ma layudraku kulluh la yutraku kulluh, “apa yang tak dapat dicapai seluruhnya, jangan ditinggal keseluruhannya. (Abdul Hamid Hakim: Al-Bayan: tt)
Demikianlah adagium kaidah fiqh yang dituturkan Gus Mus, sebagai pedoman jika kita terjerembab dalam situasi yang tidak kita harapkan. Bagaimanapun buruknya keadaan, toh masih ada yang terpenting yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s