Catatan Harian

Dua macam cinta

UhibbuKa hubbain, hubbul hawaa wa hubbun ilanaKa ahlun lidzaaka,” tutur Rabi’ah ‘Adawiyah dalam munajatnya.
“Aku mencintai Mu dengan dua macam cinta: cinta asmara dan cinta karena Engkau memang seharusnya dicintai”. Demikianlah terjemahan munajat Rabi’ah ‘Adawiyah yang dituturkan Gus Mus.
Setelah menyimak penuturan Gus Mus, saya cuma bisa tertunduk; karena sejauh ini, konsep dua macam cinta ala Rabi’ah ‘Adawiyah cuma kualamatkan pada makhluk manis ciptaan Mu.

Agaknya, memang lebih mudah mengagumi sosok bermata teduh, yang senyumnya senantiasa mendamaikan.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s