Random

Sengat Lebah

Entah bagaimana ceritanya jemari kaki kiri bisa menginjak seekor lebah. Secara otomatis, sang lebah menusukan sengatnya di ujung jemari. Rasa nyeri seperti tertusuk duri datang sepersekian detik kemudian, bersamaan dengan penetrasi racun yang terkandung dalam sengat, kedalam jaringan kulit dan syaraf-syaraf di ujung jemari kaki. Kaki terayun secara spontan, lebah yang menempel di sela-sela jemari terpental dan terbang melarikan diri. Sengat lebah kucabut. Keinginan untuk mengambil balsem dikotak obat dan mengoleskannya di jemari kaki yang disengat lebah, kuurungkan. Desir darah di area jari yang disengat mulai melambat. Pembengkakan lokal diarea tersebut dimulai. Selepas 15 menit, racun sengat lebah cuma berhasil menguasai 1 buku, dari tiga ruas buku-buku jemari kaki. Rupa-rupanya kekebalanku terhadap sengat lebah masih tetap terjaga, meski sudah bertahun-tahun tidak di sengat lebah. Jadi, pembengkakan di area jemari dan telapak kaki tidak terjadi.

Tengah malam, 2014

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s