Uncategorized

25/10/2013

Sesekali dalam situasi tertentu, saya meminta bibir untuk tersenyum manis seperti orang dewasa, dan tertawa lepas seperti anak-anak. Tapi ia cuma sanggup tersenyum manis seperti seharusnya, dan tertawa lepas seperti semestinya. Dari situ saya belajar, tidak menjadi seperti yang diharapkan dalam hal-hal tertentu, memang tidak apa-apa.

image

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s