renungan

milik-Nya

Pak Goen pernah bertutur; “Pagi bukan milik, ia cukup hadir dan ada. Mungkin sebab itu kita bisa sebentar bahagia.”

Apa yang ada dihidupku bukan milikku, ia cukup hadir dan ada, untuk disyukuri.

Apa yang pernah, sedang, dan akan kuusahakan juga bukan milikku, ia cukup hadir dan ada, untuk membuat saya bahagia dengan mensyukurinya.

Semua milik-Nya, saya cuma diberi amanah. Selanjutnya terserah saya, dan Ia selalu mengiyakan jika saya menaatinya.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s